Di final lari 100 meter Paralimpik Paris, atlet Indonesia Partin Muhlisin mencuri perhatian karena tampil tanpa kaki prostetik, berbeda dari pelari lainnya. Banyak orang bingung kenapa ia tetap bisa bertanding di kategori T63. Ternyata, klasifikasi Paralimpik tidak hanya berdasarkan kehilangan anggota tubuh, tetapi juga kemampuan gerak atlet. Credit : @paralympics
ADVERTISEMENT
setiap manusia memiliki kekurangan
Bernertu
Sebab indinesia beban