0:00
15:20
15:20

Sisi Gelap Next.js yang Jarang Dibahas Developer

Tech

Next.js sekarang hampir ada di mana-mana. Tutorial React pakai Next.js, AI default bikin project pakai Next.js, bahkan banyak orang nganggep Next.js sebagai “standar industri” untuk modern web development. Tapi makin besar scale project yang dikerjain, makin banyak juga developer yang mulai ngerasa kalau Next.js kadang lebih jadi beban daripada solusi. Di video ini gua bahas sisi lain dari Next.js yang jarang dibahas di tutorial: - build time yang makin berat - update framework yang sering bikin migration besar - vendor lock-in ke Vercel - App Router vs Pages Router - technical debt di project enterprise - sampai kenapa Railway akhirnya pindah dari Next.js ke TanStack + Vite Ini bukan video hate buat Next.js, karena gua sendiri masih pakai Next.js sampai sekarang. Tapi menurut gua penting banget buat developer mulai melihat framework secara lebih realistis, bukan sekadar ikut hype. Video ini cocok buat: frontend developer, React developer, software engineer, mahasiswa IT, atau siapa aja yang lagi belajar modern web development dan penasaran sama ecosystem React di 2026. Kalau lu pernah ngalamin: - build Next.js yang lama - dependency chaos - migration yang bikin capek - atau tagihan hosting yang mulai bikin sakit kepala kemungkinan besar video ini bakal relate. Tulis juga pendapat lu di komentar: menurut lu Next.js masih layak jadi “raja” React ecosystem buat project besar? Atau dunia frontend mulai bergerak ke arah lain?

ADVERTISEMENT
Comments 62 sallysimmons345: 1. Next js bisa jadi lompatan jika sudah belajar react. 2. …